Rabu, 10 Agustus 2016

Tips menghindari cedera saat bermain gitar

Apa sih harapan terbesar kamu saat sudah beli gitar? Tentu menguasai permainannya dengan cepat. Tapi seperti bidang lain tidak ada cara instan untuk mencapai sesuatu. Belajar gitar dengan kilat memang bisa dilakukan namun berpotensi menimbulkan cedera, nah cedera ini biasanya lama disembuhkan.

Jika kamu sedang belajar bermain gitar jangan heran jika merasakan sakit dibeberapa bagian tubuh. Hal ini wajar terjadi karena bermain gitar memang mendatangkan sejumlah resiko jika tidak melakukannya dengan benar yaitu nyeri pada daerah tangan dan jari, siku, bahu dan bahkan punggung. Untuk menghindari cedera dan resiko lainnya kamu perlu memperdalam informasi mengenai cara bermain gitar dengan benar dan penyembuhan sederhananya: Ikuti tips dibawah ini untuk lebih jelasnya:

a.Menjaga send saat berlatih
Sendi itu berbeda dengan daging yang membalut tulang-tulangmu, sendiri dilumasi oleh cairan sinovial yang tidak terus-menerus mengalir melalui tubuh seperti halnyanya darah. Kamu harus sering memindahkan sendi untuk menjaga cairan sinovial tetap seimbang. Lakukan gerakan ringan saat pertengahan latihan dengan cata menggoyangkan lingkaran pergelangan, lingkaran siku, lingkaran bahu dan lingkaran leher

b. Jari
Untuk bisa bermain gitar dengan baik kamu memerlukan jari yang kuat. Kekuatan membantu melindungi tubuh kamu dari cedera. Cara terbaik untuk mengembangkan kekuatan jari adalah dengan menggantung. Kamu harus menggantung dari sesuatu setidaknya beberapa menit setiap hari.

Jari yang kekuatannya kurang terlatih akan lebih sering mengalami ketidakseimbangan otot yang mungkin menyebabkan rasa sakit atau cedera. Untuk mencegah hal ini,kamu harus berolahraga ringan. Cara mudah untuk melakukan ini adalah meletakkan karet gelang di sekitar jari-jari dan perlahan-lahan membukanya beberapa kali. Pokoknya ciptakan gerakan yang menghasilkan resistensi.

c. Lengan dan punggung
Siapa sangka bermain gitar ternyata juga bisa menyebabkan cedera lengan dan punggung. Untuk menghindari ini kamu harus rajin melakukan push-up agar kekuatan otot lengan dan punggungmu terlatih.

Senin, 08 Agustus 2016

Tips belajar drum tanpa drum

Apakah kamu sedang ingin mulai belajar drum namun tidak memiliki drum unutk berlatih? Tentu saja ini menjadi sebuah hambatan besar bagi sebagian pemula, namun tidak untuk mereka yang enggan menyerah. Mereka percaya ada banyak cara untuk berlatih tanpa drum kit. Bagaimana caranya? Yakni mengandalkan visualisasi atau imajinasimu. Yang kamu butuhkan hanyalah sebuah stik drum.

Hal ini sebenarnya metode yang sangat valid dan berharga. Yang perlu kamu lakukan hanya diam. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan dengan stik drum di tangan makan latihan viasualisasimu akan semakin baik. Dan jauh lebih baik jika setiap hari kamu bisa memainkan stikmu berpura-pura sedang membawakan lagu favorit dibanding tidak berlatih sama sekali. Jadi jangan mengabaikan kekuatan drum yang tak terlihat!

Selain stik kamu juga bisa menggunakan bantal, bayangkan bantal adalah salah satu bagian drum dan pukul sebanyak kamu bisa memukul serta bayangkan suara yang akan terdengar. Penggunaan bantal sangat efektif untuk melatih kekuatan tangan. Kamu tidak akan memperoleh kekuatan tangan maksimal tanpa latihan memukul yang benar dan bantal merupakan media paling tepat lantaran tidak akan mengeluarkan bunyi keras yang mengganggu orang lain.

Kemudian kamu juga harus memanfaatkan perlatan rumah tangga yang ada didapur seperti panci dan botol. Keluarkan kreatifitasmu dengan menciptakan drum kit dari peralatan dapur. Pukullah panci atau wajan dengan stik drummu sekuat tenaga. Terakhir belajarlah beatboxing, yakni membuat suara perkusi dengan mulut. Belajar beatboxing akan mengajarimu tentang irama.

Tapi biarpun berlatih drum bisa menggunakan hanya imajinasimu saja, namun membeli drum harus ada dalam agenda setiap drummer. Kamu tidak bisa terus membayangkan bermain drum tanpa memainkan yang aslinya. Jika sudah memahami dasar dasar bermain drum segeralah beli drum dan ekspresikan permainanmu.

Tips sukses khusus untuk musisi perempuan

Kiprah perempuan dalam industri musik kini sangat besar, namun lebih banyak yang mengambil langkah menjadi penyanyi solo ketimbang bergabung dengan band. Fenomena ini mengakibatkan minimnya band yang memiliki anggota perempuan, nahasnya seringkali juga member perempuan dalam band yang mayoritas laki-laki sengaja berpenampilan menly agar bisa mengimbangi para member lain.

Padahal, menjadi feminin juga tidak ada salahnya. Nah buat kamu yang tak ingin kehilangan identitas sebagai perempuan saat bermain dalam sebuah band coba ikuti saran-saran dibawah ini:

a. Jangan mau tampil gratis
Mungkin kamu berpikir bahwa kesempatan bergabung dengan sebuah band itu amat jarang terjadi, namun bukan berarti kamu harus melakukan apa saja untuk bisa bermain dengan mereka. Ketahuilah bahwa mereka juga membutuhkan kehadiran perempuan yang kerap menjadi simbol atau orang terpenting dalam band. Jangan mau dibayar dengan ucapan terimakasih ketika mereka meminta kamu bergabung dalam sebuah pertunjukkan. Justru sikap seperti ini akan membuat posisimu terus dinomor duakan dalam band

b. Jangan takut dengan kontrak
Perempuan pada dasarnya memang pemilih hingga saat disodori kontrak band mereka akan berpikir 1000 kali untuk menimbang berbagai resiko yang kemungkinan mendera. Jangan takut ketika kamu disodori kontrak, percayalah kamu bisa mematuhi semua perjanjian dan memenuhi ekspektasi produser. Tapi baca baik-baik dulu kontrak yang akan kamu tanda tangani jangan sampai didalam kontraknya ternyata kamu hanya di eksploitasi karena gendermu

c. Eksis di youtube
Perempuan dalam dunia band itu harus punya mental baja dan kreatifitas dalam mempromosikan diri. Tenang, ada youtube yang bisa kamu gunakan untuk eksis. Berbekal beli gitar dan memainkannya didepan kamera dijamin banyak band akan segera memburumu, terlebih jika lagu yang kamu bawakan termasuk sulit dimainkan bahwa oleh seorang gitaris profesional.